{"id":15977,"date":"2026-09-09T18:39:48","date_gmt":"2026-09-09T09:39:48","guid":{"rendered":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/?p=15977"},"modified":"2026-09-10T00:49:27","modified_gmt":"2026-09-09T15:49:27","slug":"bupati-mesak-magai-siapkan-penataan-pantai-nabire-pedagang-direlokasi-ke-taman-gizi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/bupati-mesak-magai-siapkan-penataan-pantai-nabire-pedagang-direlokasi-ke-taman-gizi\/","title":{"rendered":"Bupati Mesak Magai Siapkan Penataan Pantai Nabire, Pedagang Direlokasi ke Taman Gizi"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info<\/strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Nabire memastikan penertiban dan relokasi pedagang di kawasan Pantai Nabire atau Pantai Maf merupakan bagian dari kebijakan penataan daerah. Kebijakan tersebut ditegaskan bukan atas perintah Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, melainkan merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Nabire, sebagaimana disampaikan Bupati Nabire Mesak Magai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernyataan tersebut disampaikan Mesak Magai dalam wawancara, Rabu (9\/9\/2026), terkait rencana penataan kawasan Pantai Nabire yang menjadi salah satu objek wisata di Kabupaten Nabire.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, kawasan Pantai Nabire memiliki panorama laut yang menjadi daya tarik wisata. Karena itu, pemerintah daerah akan menata kawasan tersebut dengan merelokasi aktivitas perdagangan yang dinilai mengganggu pemandangan ke Taman Gizi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPantai maf atau Pantai Nabire merupakan salah satu objek wisata yang berada di sekitar pusat Kota Nabire. Kawasan ini memiliki pemandangan laut dan panorama yang cukup baik,\u201d katanya.<\/p><div class=\"papua-random-paragraf papua-entity-placement\" style=\"text-align: center;\" id=\"papua-3210945962\"><div class=\"papua-adlabel\">Advertisements<\/div><div id=\"papua-1016472846\" style=\"float: left;\"><a data-no-instant=\"1\" href=\"https:\/\/s.shopee.co.id\/AAGvUeKrOB\" rel=\"noopener\" class=\"a2t-link\" target=\"_blank\" aria-label=\"IKLAN SHOPIE 3\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IKLAN-SHOPIE-3.webp\" alt=\"IKLAN SHOPIE 3\"  srcset=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IKLAN-SHOPIE-3.webp 1024w, https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IKLAN-SHOPIE-3-300x300.webp 300w, https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IKLAN-SHOPIE-3-150x150.webp 150w, https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IKLAN-SHOPIE-3-768x768.webp 768w, https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IKLAN-SHOPIE-3-80x80.webp 80w, https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IKLAN-SHOPIE-3-600x600.webp 600w, https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IKLAN-SHOPIE-3-100x100.webp 100w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" width=\"1024\" height=\"1024\"   \/><\/a><\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menjelaskan, relokasi merupakan bagian dari upaya pemerintah menata kawasan agar pemandangan laut dapat dinikmati masyarakat maupun wisatawan dengan lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKarena itu, keberadaan aktivitas jualan atau bangunan yang mengganggu pemandangan akan kami relokasi ke Taman Gizi,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"2560\" height=\"1444\" src=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-09-at-17.51.59-edited-1-scaled.jpeg\" alt=\"WhatsApp Image 2026 09 09 At 17.51.59\" class=\"wp-image-16052\" srcset=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-09-at-17.51.59-edited-1-scaled.jpeg 2560w, https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-09-at-17.51.59-edited-1-1536x867.jpeg 1536w, https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-09-at-17.51.59-edited-1-2048x1155.jpeg 2048w, https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-09-at-17.51.59-edited-1-600x338.jpeg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia sekaligus membantah informasi yang menyebut penertiban pedagang di Pantai Nabire merupakan instruksi Gubernur Papua Tengah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAda yang menyampaikan bahwa penertiban dan relokasi pedagang di Pantai Nabire merupakan perintah gubernur. Itu tidak benar. Kawasan tersebut merupakan wilayah Pemerintah Kabupaten Nabire,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain relokasi, Ia menyinggung status lahan Taman Gizi yang akan menjadi salah satu lokasi relokasi pedagang. Menurutnya, Taman Gizi merupakan aset Pemerintah Kabupaten Nabire.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemkab Nabire, kata dia, akan mengundang tokoh masyarakat dan pelaku sejarah untuk meluruskan status kepemilikan sejumlah kawasan, termasuk Taman Gizi, bekas kantor DPR, dan Terminal Oyehe.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMinggu depan, kami akan undang semua tokoh masyarakat dan pelaku sejarah untuk meluruskan status kepemilikan tanah di Taman Gizi, kemudian bekas kantor DPR dan Terminal Oyehe,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bupati Nabire menyebut pembahasan tersebut akan mengacu pada SKN 66 serta keterangan para pelaku sejarah dan keturunannya yang masih hidup.<\/p><div class=\"papua-random-paragraf-2 papua-entity-placement\" style=\"text-align: center;\" id=\"papua-2557910109\"><div class=\"papua-adlabel\">Advertisements<\/div><div id=\"papua-4276924941\" style=\"float: left;\"><a data-no-instant=\"1\" href=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/kontak-kami-central-media-news\/\" rel=\"noopener\" class=\"a2t-link\" target=\"_blank\" aria-label=\"Iklan4\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/iklan4.png\" alt=\"Iklan4\"  srcset=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/iklan4.png 1823w, https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/iklan4-1536x727.png 1536w, https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/iklan4-600x284.png 600w\" sizes=\"(max-width: 1823px) 100vw, 1823px\" width=\"1823\" height=\"863\"   \/><\/a><\/div><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAnak cucu daripada pelaku sejarah Oyehe ini masih ada. Mereka nanti akan menjelaskan semua sehingga kepemilikan tanah itu akan kita jelaskan berdasarkan SKN 66,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terkait penataan Pantai Nabire setelah relokasi, Ia memastikan pemerintah akan memperbaiki kawasan tersebut agar lebih menarik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSetelah panggung di bagian belakang dibongkar, itu nanti view laut kita akan tata. Kemudian termasuk Pantai Nabire kita akan tata,\u201d pungkasnya. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NABIRE, Papua Tengah | News.papuatengah.info &#8211; Pemerintah Kabupaten Nabire memastikan penertiban dan relokasi pedagang di kawasan Pantai Nabire atau Pantai Maf merupakan bagian dari kebijakan penataan daerah. Kebijakan tersebut ditegaskan bukan atas perintah Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, melainkan merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Nabire, sebagaimana disampaikan Bupati Nabire Mesak Magai. Pernyataan tersebut disampaikan Mesak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":15969,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","wpai_generated_summary":"","wpai_meta_description":"","footnotes":""},"categories":[565,396,398,569,601,399],"tags":[1400,1398,820,1397,1264,1189,1401,1399,1317,1402],"class_list":["post-15977","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-ekonomi","category-berita-nabire","category-berita-papua-tengah","category-berita-pemerintahan","category-berita-umkm","category-headlines","tag-bupatinabire","tag-mesakmagai","tag-nabire","tag-pantaimaf","tag-pantainabire","tag-pemkabnabire","tag-penataanpantai","tag-relokasipedagang","tag-tamangizi","tag-wisatanabire"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15977","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15977"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15977\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16054,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15977\/revisions\/16054"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15969"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15977"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15977"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15977"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}