{"id":15301,"date":"2026-09-02T11:45:46","date_gmt":"2026-09-02T02:45:46","guid":{"rendered":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/?p=15301"},"modified":"2026-09-02T22:57:44","modified_gmt":"2026-09-02T13:57:44","slug":"keluarga-korban-hormati-proses-hukum-minta-hakim-putus-seadil-adilnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/keluarga-korban-hormati-proses-hukum-minta-hakim-putus-seadil-adilnya\/","title":{"rendered":"Keluarga Korban Hormati Proses Hukum, Minta Hakim Putus Seadil-adilnya"},"content":{"rendered":"<?xml encoding=\"utf-8\" ?><p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Nabire,<\/strong> PT | News.papuatengah.info &ndash; Keluarga korban dalam sidang ke-6 kasus pembunuhan berencana terhadap siswi SMP berinisial CKC (14) di Jalan Waroki, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menyatakan tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Dalam sidang yang berlangsung, Rabu (2\/9\/2026), agenda persidangan berkaitan dengan pledoi dari kuasa hukum anak yang berhadapan dengan hukum (ABH).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perwakilan keluarga korban, Ruben Tandi, mengatakan seluruh proses persidangan telah berjalan sesuai tahapan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan. Ia juga menanggapi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap ABH selama 10 tahun, Rabu (2\/9\/2026).<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1452\" height=\"828\" src=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-02-at-16.55.43.jpeg\" alt=\"WhatsApp Image 2026 09 02 At 16.55.43\" class=\"wp-image-15304\" srcset=\"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-02-at-16.55.43.jpeg 1452w, https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/WhatsApp-Image-2026-09-02-at-16.55.43-600x342.jpeg 600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1452px) 100vw, 1452px\"><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, secara manusiawi keluarga korban mengaku tidak menerima tuntutan tersebut dan berharap pelaku dapat dihukum seberat-beratnya. Namun, keluarga memahami bahwa perkara tersebut melibatkan anak sehingga proses hukum harus mengikuti ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&ldquo;Secara manusia memang kami tidak terima. Kami maunya dihukum seberat-beratnya. Tetapi negara kita adalah negara hukum. Ada aturan yang mengatur tentang anak,&rdquo; ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski demikian, keluarga tetap mengapresiasi langkah JPU yang telah mengajukan tuntutan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&ldquo;Kami sebagai keluarga tetap mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum, yaitu menuntut semaksimal apa yang sudah ditetapkan oleh undang-undang,&rdquo; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia kemudian meminta Majelis Hakim yang menangani perkara tersebut agar menjatuhkan putusan yang seadil-adilnya terhadap perkara yang menimpa keluarga mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&ldquo;Kami memohon kepada Majelis Hakim untuk dapat memutuskan yang seadil-adilnya terhadap apa yang sudah terjadi atas keluarga atau anak kami,&rdquo; ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Senada dengan itu, ibu korban, Maria Tasik, mengaku berat bagi keluarga untuk menerima keadaan tersebut. Ia mengatakan keluarga telah berjuang semaksimal mungkin untuk memperjuangkan keadilan bagi anak mereka, Chelsea.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&ldquo;Jujur, berat untuk mengatakan ikhlas. Berat untuk mengatakan iya. Kami sudah berjuang semaksimalnya. Kami sudah berjuang untuk anak terkasih, Chelsea,&rdquo; kata Ibu Korban.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menyerahkan keputusan akhir kepada Majelis Hakim. Ia berharap hakim dapat menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&ldquo;Mama berharap Hakim bisa memberikan hukuman yang seberat-beratnya. Hanya itu permohonan saya kepada Majelis Hakim,&rdquo; ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, seluruh keputusan kini berada di tangan Majelis Hakim. Ia berharap putusan yang dijatuhkan dapat memberikan keadilan bagi keluarga korban.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&ldquo;Semua kembali di tangan Hakim, karena mereka adalah wakilnya Tuhan yang bisa menjawab hukum yang ada di Indonesia ini,&rdquo; tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penulis: Efraim<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nabire, PT | News.papuatengah.info &ndash; Keluarga korban dalam sidang ke-6 kasus pembunuhan berencana terhadap siswi SMP berinisial CKC (14) di Jalan Waroki, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menyatakan tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Dalam sidang yang berlangsung, Rabu (2\/9\/2026), agenda persidangan berkaitan dengan pledoi dari kuasa hukum anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). Perwakilan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":15305,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","wpai_generated_summary":"","wpai_meta_description":"","footnotes":""},"categories":[868,806,396,575],"tags":[771,764,1144,1143,1146,820,1145,1147],"class_list":["post-15301","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-hukum","category-berita-kejaksaan","category-berita-nabire","category-berita-polri","tag-berita-daerah","tag-berita-nabire","tag-hukum-dan-kedailan","tag-kasus-sidang-sidang-pembunuhan-ckc","tag-kejaksaannabire","tag-nabire","tag-pengadilannabire","tag-warga-ikt"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15301","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15301"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15301\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15328,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15301\/revisions\/15328"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15305"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15301"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15301"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.papuatengah.info\/cm\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15301"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}